Ketika AI menjadi pintu pertama pencarian informasi, perusahaan tidak lagi cukup mengandalkan website atau media sosial. Di era AI Search, press release berperan lebih besar dalam membangun kredibilitas digital sebuah brand.
Table of Contents
ToggleCara Orang Mencari Informasi Sedang Berubah
Selama bertahun-tahun, strategi digital perusahaan berfokus pada satu tujuan: muncul di halaman pertama Google. Kini, kebiasaan tersebut mulai bergeser.
Semakin banyak pengguna memilih bertanya langsung kepada AI seperti ChatGPT, Google AI Overviews, Gemini, atau Perplexity daripada membuka banyak website untuk mencari jawaban. Mereka menginginkan informasi yang lebih cepat, ringkas, dan relevan.
Google mengungkapkan bahwa AI Overviews kini digunakan oleh lebih dari 1,5 miliar pengguna setiap bulan, menunjukkan bahwa AI Search telah menjadi bagian dari pengalaman pencarian sehari-hari. Perubahan ini membuat perusahaan perlu memikirkan satu hal baru: bagaimana AI mengenali dan memahami brand mereka?
AI Tidak Menentukan Kredibilitas, AI Mencarinya
AI tidak menciptakan fakta baru. Sebaliknya, AI menyusun jawaban berdasarkan informasi yang tersedia dari berbagai sumber, seperti website resmi, artikel media, laporan riset, dan publikasi industri.
Google juga menjelaskan bahwa AI Overviews tetap menggunakan sistem Google Search untuk menentukan sumber yang relevan dan berkualitas. Artinya, semakin kredibel informasi yang tersedia tentang sebuah perusahaan, semakin besar peluang brand tersebut menjadi bagian dari jawaban AI.
Di sinilah reputasi digital menjadi semakin penting.
Mengapa Press Release Menjadi Lebih Bernilai?
Banyak perusahaan masih menganggap press release hanya sebagai alat untuk mendapatkan pemberitaan media. Padahal, di era AI Search, nilainya jauh lebih panjang.
Ketika sebuah press release diterbitkan oleh media yang kredibel, informasi mengenai perusahaan tidak lagi hanya berada di website perusahaan. Artikel tersebut memperkaya jejak digital brand melalui nama perusahaan, kutipan narasumber, data, inovasi, hingga konteks industri.
Semakin konsisten sebuah brand muncul di berbagai media terpercaya, semakin banyak referensi independen yang tersedia untuk membantu AI memahami identitas dan keahlian perusahaan tersebut.
Dengan kata lain, press release tidak lagi sekadar menghasilkan publikasi, tetapi ikut membangun digital credibility.
Visibilitas Saja Tidak Lagi Cukup
Perubahan AI Search juga mengubah cara mengukur keberhasilan komunikasi digital.
Penelitian Pew Research Center menemukan bahwa pengguna lebih jarang mengklik tautan website ketika AI Overview muncul di hasil pencarian Google. Banyak pengguna merasa jawaban AI sudah cukup tanpa perlu membuka sumber aslinya.
Artinya, tujuan komunikasi tidak lagi hanya mendatangkan traffic ke website, tetapi juga memastikan nama perusahaan menjadi bagian dari informasi yang dipercaya AI.
Bagi praktisi PR, ini berarti keberhasilan sebuah press release tidak lagi diukur hanya dari jumlah klik atau tayangan berita, tetapi juga dari bagaimana publikasi tersebut memperkuat kehadiran brand di internet.
Brand Mention Menjadi Aset Baru
Dalam strategi SEO tradisional, backlink sering menjadi indikator utama keberhasilan publikasi media. Namun, perkembangan AI Search menunjukkan bahwa brand mention juga memiliki nilai yang sangat besar.
Analisis Ahrefs menemukan bahwa brand dengan jumlah penyebutan yang lebih luas di berbagai situs memiliki peluang jauh lebih tinggi untuk muncul dalam AI Overviews dibandingkan brand yang jarang dibahas.
Artinya, setiap artikel media yang menyebut nama perusahaan, mengutip spokesperson, atau membahas inovasi brand ikut memperkuat konteks digital yang membantu AI memahami perusahaan tersebut.
Semakin sering sebuah brand dibahas oleh sumber yang kredibel, semakin kuat pula jejak digital yang dimilikinya.
Press Release Perlu Berubah, Bukan Ditinggalkan
Perubahan perilaku pencarian bukan berarti perusahaan harus memproduksi lebih banyak press release. Sebaliknya, perusahaan perlu membuat press release yang memiliki nilai berita.
Media lebih tertarik pada informasi yang memberikan manfaat bagi pembaca, seperti hasil survei, tren industri, inovasi produk, kolaborasi strategis, atau pandangan ahli terhadap isu terkini.
Ketika informasi tersebut dipublikasikan oleh media yang kredibel, manfaatnya tidak berhenti pada satu liputan. Publikasi tersebut menjadi bagian dari jejak informasi yang dapat ditemukan kembali oleh calon pelanggan, mitra bisnis, hingga sistem AI yang kini semakin sering menjadi pintu pertama pencarian informasi.
Di era AI Search, press release bukan lagi sekadar alat komunikasi perusahaan. Ia telah berkembang menjadi salah satu fondasi untuk membangun kredibilitas digital yang membantu brand lebih mudah dikenali, dipahami, dan dipercaya.


