Bagi banyak perusahaan, press conference sering dianggap berhasil ketika banyak media hadir dan meliput acara yang diselenggarakan. Semakin banyak wartawan yang datang, semakin besar pula ekspektasi bahwa publikasi yang dihasilkan akan memberikan dampak positif bagi brand.
Padahal, kehadiran media bukanlah tujuan akhir dari sebuah press conference.
Media memang menjadi perantara untuk menyampaikan informasi, tetapi pihak yang benar-benar ingin dijangkau adalah publik. Karena itu, keberhasilan sebuah press conference tidak hanya diukur dari jumlah media yang hadir atau banyaknya pemberitaan yang terbit, tetapi juga dari apakah informasi tersebut relevan dan menarik bagi masyarakat.
Table of Contents
ToggleMedia Menulis untuk Publik, Bukan untuk Perusahaan
Kesalahan yang masih sering terjadi adalah perusahaan menyusun press conference dari sudut pandang internal. Acara dipenuhi dengan pemaparan mengenai pencapaian perusahaan, target bisnis, sejarah brand, atau berbagai informasi yang dianggap penting oleh perusahaan sendiri.
Padahal, belum tentu semua informasi tersebut memiliki nilai bagi pembaca.
Seorang jurnalis tidak menulis berita untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, melainkan untuk memberikan informasi yang dianggap relevan oleh audiens medianya. Sebelum memutuskan untuk mengangkat sebuah topik, mereka akan mempertimbangkan satu pertanyaan sederhana: “Mengapa publik perlu mengetahui hal ini?”
Jika sebuah informasi tidak memiliki nilai yang cukup bagi masyarakat, maka sebesar apa pun acara yang diselenggarakan, peluangnya untuk menjadi pemberitaan yang menarik akan jauh lebih kecil.
Karena itu, perusahaan perlu memahami bahwa media bukan hanya membutuhkan informasi, tetapi juga alasan mengapa informasi tersebut layak diketahui oleh publik.
Press Conference Harus Menghasilkan Cerita, Bukan Sekadar Liputan
Banyak orang menganggap tujuan press conference adalah mendapatkan liputan media. Padahal, yang sebenarnya dicari media bukanlah acaranya, melainkan cerita di balik acara tersebut.
Misalnya, sebuah perusahaan meluncurkan produk baru. Bagi perusahaan, fokus utamanya mungkin adalah memperkenalkan produk tersebut. Namun dari sudut pandang media, yang lebih menarik adalah pertanyaan seperti: inovasi apa yang ditawarkan, masalah apa yang berhasil diselesaikan, atau bagaimana produk tersebut memberikan dampak bagi masyarakat.
Hal yang sama berlaku ketika perusahaan mengumumkan kolaborasi, ekspansi bisnis, maupun pencapaian tertentu. Informasi tersebut akan lebih mudah menarik perhatian apabila dikaitkan dengan tren industri, kebutuhan konsumen, atau isu yang sedang berkembang.
Dengan kata lain, press conference yang baik tidak hanya menyampaikan informasi perusahaan, tetapi juga menghadirkan cerita yang memiliki nilai berita.
Memikirkan Dua Audiens Sekaligus
Dalam menyusun sebuah press conference, perusahaan sebaiknya tidak hanya memikirkan media yang hadir di ruangan, tetapi juga masyarakat yang nantinya akan membaca hasil liputan tersebut.
Media membutuhkan data yang akurat, narasumber yang kredibel, dan materi yang jelas agar dapat menyusun pemberitaan dengan baik.
Di sisi lain, publik ingin mengetahui mengapa informasi tersebut penting bagi mereka. Mereka lebih tertarik pada manfaat, dampak, atau solusi yang ditawarkan dibandingkan sekadar mengetahui bahwa sebuah acara telah berlangsung.
Ketika perusahaan mampu memenuhi kebutuhan kedua audiens tersebut, peluang sebuah pemberitaan untuk mendapatkan perhatian akan jauh lebih besar.
Press Conference Adalah Awal dari Komunikasi
Pada akhirnya, press conference bukanlah tujuan dari aktivitas public relations, melainkan titik awal dari sebuah komunikasi yang lebih luas.
Liputan media menjadi sarana untuk membawa pesan perusahaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, fokus utama seharusnya bukan hanya bagaimana mengundang lebih banyak media, tetapi bagaimana menghadirkan informasi yang memang layak untuk diberitakan.
Semakin relevan sebuah cerita dengan kebutuhan publik, semakin besar pula kemungkinan media mengangkatnya dan masyarakat memberikan perhatian.
Karena media hanyalah jembatan. Sementara tujuan sebenarnya dari sebuah press conference adalah memastikan pesan perusahaan dapat dipahami, dipercaya, dan dirasakan manfaatnya oleh publik.


